31 Desember 2012

Perkenalan

Selamat Pagi
Senang sekali kini kita telah mempunyai media khusus untuk bercerita tentang:
"RAHASIA LEBAH"

Untuk itu besar harapan agar media ini dapat digunakan bersama, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesehatan kita semua.
Kami persilakan anda mengirimkan cerita, komentar atau apapun itu di media ini
.
"MEN SANA IN CORPORE SANO"
(Dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat)

Terima kasih
Bernadinus K.D

Member HD: 411828D




30 Desember 2012

Sejarah Kesehatan

Dunia kesehatan/kedokteran dimulai sejak 2500 tahun yang lalu yakni dari Yunani Kuno. Kita telah mengenal Bapak Ilmu Kedokteran yaitu "HIPPOCRATES" dengan teorinya yaitu pemulihan berdasarkan bahwa tubuh mempunyai kekuatan yang berasal dari dalam untuk memulihkan, dan ini disebut sebagai "FISIK". Kata ini berasal dari Phisic yang kemudian menjadi Phisician (dokter) yang mempunyai tugas mendampingi penderita sebagai petunjuk memulihkan tubuh penderita dari penyakitnya dengan pemeliharaan kemampuan (vitalitas) dari dalam serta menggunakan kekuatan dari dalam tubuhnya sendiri
Selisih pendapat antara Hippocrates dengan ilmuwan lainnya mengenai teori pemulihan ini sudah berkembang sejak masa itu yaitu sejak ia mendapat bantahan dari "DEMOCRATES" yang mengemukakan teori "ATOMIK", beliau berpendapat bahwa tubuh manusia juga kehidupan lain di dunia ini, hanyalah sebagai proses reaksi atom kimiawi. Jadi mana mungkin terjadi pemulihan alami/sendiri dari dalam. Pertentangan kedua pendapat berlangsung terus hingga sekarang.
Dunia Kedokteran Modern sendiri berkiprah pada teori Atomik mengikuti pengaruh dokter-dokter terdahulu. Salah satunya adalah Dr. Benyamin Rush yang dengan sombongnya mengatakan: " Sekalipun dokter berada di dalam situasi ya dan tidak sebagai pembantu penyembuhan penyakit, namun tetap dia adalah penguasa alam yang dapat menyembuhkan penyakit tanpa mempedulikan masalah pemulihan". Sehingga sampai sekarang tujuan utama Ilmu Kedokteran semata-mata menyembuhkan penyakit, tanpa mempedulikan adanya kemampuan dari dalam tubuh itu sendiri sebagai pemulih alami.
Obat-obatan kanker misalnya dapat membunuh sel kanker dari dalam tubuh, antibiotika dapat membunuh kuman/bakteri dari dalam tubuh atau obat-obatan lainnya seperti insulin, kortikosteroid dapat mempengaruhi proses kimiawi dari dalam tubuh. Kalau kita simak sekelumit contoh di atas maka akan terasa kagum kepada para dokter dan sependapat kalau mereka adalah memang penguasa alam yang dapat mengubah keadaan dari dalam tubuh seseorang, tanpa mempedulikan pemulihan alami selanjutnya, bahwa sebenarnya penderita tersebut bisa sembuh dan sehat kembali adalah juga karena proses pemulihan alami yang berasal dari dalam tubuhnya sendiri.

Bahan alami yang mempengaruhi proses pemulihan dikelompokkan menjadi
  1. Kelompok makanan
  2. Kelompok obat-obatan
  3. Kelompok beracun
Kelompok makanan:
Adalah kelompok bahan alami yang tidak mempunyai resiko terhadap keracunan serta kelainan/efek samping dalam penggunaannya, walaupun dimakan dalam jumlah tak terbatas dan dalam jangka waktu lama, kecuali bila ada kerusakan dari bahan termaksud.

Kelompok obat-obatan:
Mempunyai manfaat khusus, digunakan dalam jangka waktu tertentu dan sifat racunnya kurang dibandingkan kelompok racun. Tetapi pada penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping pada tubuh yang tidak diharapkan.

Kelompok beracun:
Mempunyai khasiat jangka pendek, kadang-kadang dapat digunakan untuk obat, tetapi bila dipakai dalam jangka waktu yang agak lama dapat menimbulkan kelainan yang cukup fatal.

Kelompok pertama dikenal sebagai "MAKANAN KESEHATAN" karena mempunyai nilai gizi untuk perawatan kesehatan dan pencegahan penyakit yang terdiri dari : zat karbohidrat, protein, lemak, vitamin-mineral, dan air.
Sedangkan Kelompok kedua dan tiga walaupun kerap digunakan, namun hanya sebagai penunjang kelompok pertama saja, dan sering digunakan sebatas pengobatan, yang kalau di dunia kedokteran barat dikenal sebagai "OBAT-OBATAN'. Karena pengolahan dari zat alami kelompok 2 dan 3 sukar diisolasi/dipisahkan, yang mana akan mengakibatkan menurunnya khasiat sampai 50%, maka dalam teknologi modern ini dikembangkanlah zat sintetik atau buatan dengan dasar kimia dan khasiatnya yang dibuat optimal sesuai dengan tujuan obat-obatan termaksud sampai akhirnya terciptalah yang kita kenal sekarang adalah "OBAT GENERIK".
Kini sedang populer dimana para ahli kesehatan bekerja sama dengan ahli farmasi meneliti lebih jauh kelompok Makanan Kesehatan, karena dapat dijadikan bahan konsumsi harian, yang tidak terikat pada efek samping, tidak membahayakan walaupun dikonsumsi selamanya, selain itu mempunyai khasiat mencegah berbagai jenis penyakit. Apakah hal ini berlebihan atau mengada-ada ? Pada kenyataannya bahwa: "CC POLLEN CO", yang didirikan oleh Royden Brown sudah mulai meneliti lebih jauh khasiat dari kelompok makanan kesehatan khususnya BEE POLLEN yang dihasilkan oleh "LEBAH MADU" untuk perawatan kesehatan. Padahal kita lupa bahwa sebenarnya madu juga sudah dikembangkan oleh dunia kedokteran timur (khususnya negeri Cina), karena sejak dahulu sudah diterapkan dan menjadi prinsip dasar ilmu kesehatan disana bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

29 Desember 2012

Sehat VS Sakit

Setiap kali kita bercermin setiap kali pula kita melihat perbedaan pada fisik kita. Dengan bertambahnya usia, kita mulai membandingkan keadaan fisik kita saat ini dengan sebelumnya. Rambut mulai rontok dan beruban, kulit mulai keriput dan kering bahkan berjerawat, berat badan bertambah, serta perubahan fisik yang kita rasakan, misalnya mudah capek, mudah terserang penyakit dan sering stress.
Untuk mempertahankan kondisi dalam keadaan sehat dibutuhkan keseimbangan dari:
  1. Gizi yang cukup.
    Untuk bisa mengkonsumsi 4 sehat 5 sempurna dalam makanan sehari-hari sangatlah sulit, oleh karena itu dibutuhkan food supplement. Jadi food supplement berfungsi agar tubuh tidak mudah sakit.
  2. Istirahat yang cukup.
    Walaupun kita sudah menjaga kecukupan gizi yang baik, tapi tetap dibutuhkan istirahat yang cukup, jika tidak tubuhpun akan mengalami sakit.
  3. Mental rohani dan sosial yang seimbang.
    Karena manusia bukanlah makhluk yang individualis maka dibutuhkan kehidupan sosial dan keseimbangan mentalitas rohani yang baik.
  4. Olah raga yang teratur.
  5. Lingkungan sekitar (air, udara).
    Lingkungan yang bersih dan jauh dari pencemaran polusi akan menunjang kehidupan yang sehat.
Apabila kelima faktor tersebut tidak seimbang akan menyebabkan tubuh dalam keadaan sakit. Jadi tidak cukup hanya dengan salah satu faktor saja.

Pendapat masyarakat pada umumnya menganggap bahwa obat merupakan faktor utama dalam penyembuhan terhadap penyakit. Tetapi pada realitanya faktor kesembuhan bukan hanya membutuhkan obat saja tapi juga ditentukan oleh faktor-faktor yang lain.

"Benarkah hanya obat faktor utama untuk penyembuhan ?"

Sebagai contoh obat tekanan darah tinggi dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi, tetapi setelah kerja obat selesai, tekanan darah akan kembali meningkat.
Obat adalah zat yang berfungsi mengembalikan kondisi stabil dalam tubuh untuk sementara. Contoh yang lain:
Orang yang sakit influenza dibawa ke dokter:
Jika menderita batuk diberi obat batuk
Jika menderita panas diberi obat penurun panas
Jika menderita pilek diberi obat pilek

Tetapi orang yang sakit influenza minum obat yang sama, ada yang sembuh dalam 3 hari, ada juga yang sembuh setelah satu atau dua minggu, jadi apakah obat merupakan faktor utama dalam kesembuhan ? Dalam kasus ini obat hanya berfungsi membantu penderita supaya dapat beristirahat dengan baik, tetapi faktor lain yang lebih penting adalah proses pemulihan sel yang sakit (regenerasi sel).

Apakah regenerasi sel itu ?

Merupakan suatu proses yang terjadi dalam tubuh manusia saat sakit, sel-sel yang mengalami kerusakan untuk bisa mengalami kesembuhan dibutuhkan perbaikan sel. Regenarasi sel terjadi pada saat tubuh beristirahat dan dibutuhkan zat gizi tertentu untuk melakukan regenerasi sel. Jadi obat bukanlah faktor utama dalam penyembuhan tetapi hanya "PENUNJANG" saja.
Kedua faktor lain yang cukup penting dalam proses penyembuhan adalah "ISTIRAHAT" dan "ZAT GIZI".
Makanan yang mempunyai nilai gizi dan merupakan unsur penting dalam membangun daya pemulihan dari dalam tubuh. Masalah makanan yang bergizi dalam pola 4 sehat 5 sempurna sudah tidak asing lagi, namun dalam zaman modern ini sudah lebih banyak lagi unsur-unsur pencemaran dan sejenisnya yang mengakibatkan tubuh kita mengalami berbagai perubahan sebagai efek samping, sehingga dengan pola gizi klasik mungkin sudah kurang dapat diandalkan.
Sehingga perlu mendapat tambahan lagi berupa zat alami, yang dapat menguatkan pola gizi klasik tadi. Sebenarnya hal ini sudah banyak dipelajari dan diyakini oleh para ilmuwan pada zaman modern sekarang ini.
Dalam keadaan kehidupan modern yang serba instan seperti sekarang ini, untuk memenuhi makanan 4 sehat 5 sempurna sangatlah sulit, contoh bangun pagi sudah makan mie instan, siang ataupun malam hari karena kesibukan, kita makan yang praktis seperti bakso atau makanan siap saji. Sehingga untuk pemenuhan zat gizi 4 sehat 5 sempurna membutuhkan tambahan berupa Makanan Kesehatan.